Resesi di Depan Mata, Masyarakat Siap Lebih Pintar Kelola Uang

JAKARTA – Gejolak perekonomian yang tidak menentu kini menjadi ancaman untuk berbagai sektor dan industri. Namun, hal tersebut juga memberi efek positif pula terhadap perilaku konsumtif masyarakat.

Adanya resesi di depan mata membina para konsumen di Indonesia kini menjadi lebih pintar dalam membelanjakan uangnya. Masyarakat saat ini kerap memilah-milah mana yang menjadi keinginan pokok atau tidak.

“Bagi kita konsumen, masa resesi mengajarkan kita untuk bisa lebih bijak dalam membelanjakan uang yang kita miliki, ” kata Perencana Keuangan sejak Advisors Alliance Group Andy Nugroho kepada Okezone , Kamis (15/10/2020).

Tempat menyebut manfaat lainnya yaitu para-para pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) menjadi lebih bakir melihat peluang untuk menciptakan sebuah bisnis. Bahkan, para pebisnis kawakan pun harus terus berinovasi biar usahanya dapat eksis di pusat resesi.

“Selain itu kita dituntut untuk menjelma lebih cermat membaca peluang-peluang usaha lain seandainya bisnis kita saat ini macet atau berhenti sedikit pun, ” katanya.

Baca Selengkapnya: Penghasilan Redup, Resesi Bikin Sadar dalam Membelanjakan Uang

 

(dni)