Rencana Sri Mulyani, 2 Kali Pelantikan Tak Dihadiri Orangtua

JAKARTA – Pandemi Covid-19 mewujudkan seluruh sekolah dan perguruan tinggi di mana pun menerapkan upacara wisuda secara daring. Kebijakan itu diambil demi mencegah penyebaran virus corona kian meluas.

Wisuda secara daring pun menjadi momentum kebahagiaan antara mahasiswa serta orangtua menjadi kurang bermakna. Pokok, yang seharusnya saat upacara wisuda itu menjadi momen suka fikrah menjadi kurang sempurna karena harus dilaksanakan kelulusan tersebut dengan jarak jauh.

Baca Juga:   Sri Mulyani Kritik Pedas Kebiasaan dan Sistem Kerja Patriarki

Meski begitu, Anda tak perlu berkecil hati lantas tak membuat prestasi setelah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi awal. Ada contoh kisah sukses dengan dialami oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani , yang dua kali merayakan momentum wisuda tanpa kehadiran orangtuanya.

Sri

Membaca Juga:   Sri Mulyani Tak Bisa Memilih, Kesehatan dan Ekonomi Sama-Sama Penting

“Agustus 1986 sewaktu wisuda Ahli Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Nusantara, orang tua saya tidak dapat hadir karena sedang melaksanakan ibadah Haji di Tanah Suci Mekkah. Tentu membuat kebahagiaan wisuda menjelma tidak sempurna. Meski saya bermaslahat dapat foto dengan Menteri Pelajaran Fuad Hasan waktu itu, ” tulis akun Instagram @smindrawati dengan dikutip Okezone, Minggu (22/11/2020).

Tak hanya itu, tempat juga mengisahkan bahwa ketika dirinya menyelesaikan program doktor ekonomi dalam University of Illinois – Urbana Champaign Amerika Serikat, kedua orangtuanya pun tak bisa hadir pula. Kali ini, alasannya karena itu tak memiliki biaya untuk hadir ke upacara wisuda sang buah hati di Negeri Paman Sam tersebut.