PSBB Transisi, Ekonomi Jakarta Kembali Bergairah

JAKARTA – Pengusaha Jakarta menyambut baik dan gembira diberlakukannya PSBB Transisi yang efektif berlaku mulai Senin 12 Oktober 2020. Pemberlakuan PSBB transisi ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 102 tahun 2020 tentang Pemberlakuan Pembatasan Baik Berskala Besar Pada Masa Pergantian Menuju Masyarakat Sehat, Aman, & Produktif.

Pemimpin Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, dengan adanya PSBB transisi, maka ekonomi Jakarta mulai bergairah kembali. Meskipun masih belum 100%, karena masih ada batasan jumlah di berbagai sektor usaha.

“Setidaknya ekonomi Jakarta mulai bergairah balik sekalipun masih dalam batasan total 50% berbagai sektor usaha uluran tangan seperti hotel, restoran, cafe, sendi makan, pertokoan, mal, pusat perbelanjaan, pasar, rakyat, pergudangan, pabrik, tengah wisata atau rekreasi, UKM di lokbin, salon atau barbershop bisa beroperasi kembali, ” ujarnya masa dihubungi Okezone , Selasa( 13/10/2020).

Menurut Sarman, optimisme tersebut kudu diseimbangi oleh kedisiplinan semua pihak dalam melaksanakan protokol kesehatan. Jadi angka penyebaran virus covid-19 terarah dan semakin menurun.

Sehingga pemerintah tidak akan menarik kembali rem daruratnya. Bahkan, pemerintah bisa saja buat mengambil kebijakan yang lebih dingin lagi kepada para pelaku jalan.

“Rasa optimisme pengusaha kembali muncul dengan diberlakukannya kembali PSBB Transisi, tentu dengan harapan agar jangan lagi balik ke PSBB yang diperketat, ” jelasnya