PSBB Jakarta Berlaku, Perkantoran Ditutup jika Ada yang Positif Covid-19

JAKARTA – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kali ini terlihat berbeda pada beberapa point. Pasalnya pada kantor pemerintah dan swasta diizinkan beroperasi termasuk dalam bagian non-esensial.

Hanya selalu terdapat pembatasan yang wajib dipatuhi yakni mengenai kapasitas 25% buat bekerja di tempat. Sesuai dengan perkataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, bahwa sesuai dengan Kemenpan RB pada zona dengan efek tinggi maka diizinkan beroperasi secara jumlah kapasitas maksimal 25% dari pegawai.

Namun, jika nantinya ditemui adanya kasus positif yang berlaku pada kantor pemerintah atau preman seluruh kegiatan harus diberhentikan. Persis halnya jika kantor tersebut berkecukupan pada satu lantai, maka gedung tersebut tidak diperbolehkan beroperasi.

Lamanya waktu penutupan tempat jika ada yang positif Covid-19 memakan waktu paling sedikit tiga hari. Sesuai dengan adanya Pergub 88 Tahun 2020.

Baca Selengkapnya: Kapasitas Perkantoran Selama PSBB Hanya 25%

(fbn)