Menaker Terima 2. 205 Dakwaan THR

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

JAKARTA porakporanda Pekerja atau buruh dengan belum mendapat pencairan Tumpuan Hari Raya (THR) keadaan raya Idul Fitri bisa segera melaporkan ke posko THR di wilayah masing-masing.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mencatat, data dari laporan Posko THR sejak 20 April hingga 12 Mei 2021, ada 2. 897 masukan. Laporan ini terdiri lantaran 692 konsultasi THR, serta 2. 205 pengaduan THR.

“Dari data tersebut, setelah saya lakukan verifikasi dan pengesahan dari aspek kelengkapan bukti serta duplikasi dan repetisi aduan, terdapat data perlombaan sejumlah 977, ” cakap Ida dalam konferensi pers virtual Posko THR 2021 di Jakarta, Rabu(12/5/2021).

Baca Selalu:   Pelanggaran Hak THR, dari Dicicil hingga Tidak Dibayar Sama Sekali

Topik dialog yang dilaporkan masyarakat kendati menyangkut 5 isu terbesar. Adapun yang dikonsultasikan terpaut THR bagi pekerja yang berhenti, THR bagi pelaku yang selesai kontrak kerjanya, THR bagi pekerja dengan dirumahkan, THR bagi praktisi yang upahnya disesuaikan di masa pandemi, dan THR bagi pekerja berstatus ikatan kemitraan seperti ojek serta taksi online.

“Isu terkait pengaduannya adalah THR dibayar secara cicilan oleh perusahaan. Ada dengan hanya dibayar 50%, pula dibayar tidak penuh karena pemotongan gaji. Ada juga THR yang tidak dibayarkan 1 bulan gaji, & THR tidak dibayar karena Covid-19, ” jelas Ida.

Menyuarakan Juga:   Idulfitri, Yuk Berbagi THR dengan Fitur Canggih dari Aplikasi Motion

Arah pengaduan tersebut, pemerintah mencuaikan Kemnaker sudah memverifikasi serta memvalidasi data serta data, berkoordinasi dengan Disnaker daerah dan instansi terkait. Kemnaker juga akan menurunkan awak pengawas ketenagakerjaan dan mengumumkan rekomendasi sanksi terhadap ketidakpatuhan aturan penyaluran THR.