Janda Bolong yang Kini Diserbu, Tersebut 5 Faktanya

JAKARTA – Tumbuhan hias janda bolong kini menjelma tren di kalangan masyarakat. Bahkan, harga tanaman hias ini bernilai hingga ratusan juta Rupiah.

Tren tanaman ini berlaku ketika pandemi covid-19 terjadi di Indonesia. Di mana masyarakat bertambah banyak menghabiskan waktunya di vila karena adanya kebijakan pembatasan baik berskala besar (PSBB).

Ada sejumlah fakta menarik dari tanaman hias janda bolong. Berikut Okezone merangkumnya pada Minggu (8/11/2020).

1. Asal Usul Bujang Berlubang

Besar Bagian Manajemen Lanskap Departemen Rancang bangun Lanskap, Fakultas Pertanian (Faperta) IPB University, Prof Dr Hadi Susilo Arifin mengatakan, nama tanaman hias sejatinya bermacam-macam, seperti janda berlubang yang sudah terkenal sejak awal.

Dirinya pun pertama kali mengenai tanaman janda berlubang pada masa kuliah strata satu pada 80-an. Dirinya menemukan banyak sekali janda bolong di tempat tinggalnya.

Ketika tersebut nama tanaman tersebut sudah dikenal janda bolong. Selain karena wujud daunya yang berlubang, faktor kesenangan masyarakat Indonesia yang memberikan tanda sensasional menjadi salah satu pengantara kenapa diberi nama janda berlubang.

Sementara itu, sendat Hadi Susilo, baru-baru ini menemukan situasi baru dari nama janda berlubang. Berdasarkan isu yang dia dengar, nama janda bolong berasal sejak bahasa jawa yakni rondo berlubang.

Adapun arti dibanding nama tersebut yakni daun dengan banyak lubangnya. Di mana ron memiliki arti daun, dan do bolong memiliki arti pada bolong.

“Katanya sih kalau dari bahasa Jawa itu tidak janda bolong tapi rondo bolong. Ron itu daun, do berlubang itu pada bolong jadi daun yang banyak berlubang, ” jelasnya.

2. Kehormatan Janda Bolong Dibandrol Puluhan Juta Rupiah

Saat ini, harga jual janda bolong mencapai puluhan juta rupiah. Tingginya nilai harga jual tanaman memper janda bolong menjadi berkah tersendiri bagi para petani tanaman memper.

Jenis bunga itu memiliki nama latin monstera adansoni varlegata. Janda bolong berukuran mungil yang memiliki tiga daun mematok lima daun.

3. Janda Bolong Miliki Bentuk Unik

Kala pandemi, janda bolong menjadi perempuan cantik di kalangan masyarakat pecinta tanaman hias. Siapa sangka, tanaman dengan biasanya menjadi penghias halaman rumah ini harganya sangat mahal.

Janda bolong memiliki ragam yang unik, mulai dari ragam sembur, separuh daunnya berwana pelit atau putih dan separuh daunnya lagi berwarna hijau. Tak heran petani mendapat keuntungan dari janda bolong.