Harga Emas Melesat, Investor Khawatir Kebangkrutan China Evergrande

Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

CHICAGO Harga emas naik pada akhir perdagangan Senin waktu setempat. Kenaikan harga emas menghentikan kerugian setelah turun tiga hari sebelumnya, karena kekhawatiran tentang solvabilitas kelompok properti China Evergrande memicu pelarian ke aset safe-haven.

Namun kenaikan harga emas dibatasi oleh penguatan dolar AS menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di Divisi Comex New York Exchange naik USD12,40 atau 0,71% menjadi USD1.763,80 per ounce. Akhir pekan lalu, Jumat (17/9/2021), emas berjangka jatuh USD5,3 atau 0,3% menjadi USD1.751,40 dan kehilangan 2,3% untuk minggu lalu.

Baca Juga: Emas Antam Turun Seribu Jadi Rp917.000/Gram

Menurut Kepala Strategi Komoditas di TD Securities, Bart Melek, investor bergegas mengamankan obligasi karena meningkatnya kekhawatiran gagal bayar (default) oleh Evergrande, mendorong penurunan imbal hasil yang membantu mendorong emas lebih tinggi.

“Orang-orang bereaksi terhadap apa yang terjadi di China, tetapi pertemuan Fed minggu ini juga penting. Apa pun yang menunjukkan tapering yang cukup awal akan keluar dari konsensus dan itu berarti koreksi yang cukup signifikan pada harga emas,” kata Melek, dikutip dari Antara, Selasa (21/9/2021).

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun hingga Rp14.000, Segram Rp918.000

Pertemuan kebijakan moneter dua hari Federal Reserve AS akan dimulai pada Selasa waktu setempat dan berakhir pada Rabu (22/9/2021) dengan pernyataan dan konferensi pers dari Ketua Fed Jerome Powell.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang yang kemungkinan dihasilkan dari stimulus yang meluas. Langkah hawkish The Fed akan, mengurangi daya tarik emas, sementara kenaikan suku bunga pada akhirnya juga akan meningkatkan peluang kerugian untuk memegang aset tanpa suku bunga.