Digitalisasi, Pengawasan BBM Subsidi Diminta Diperkuat

Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

JAKARTA porakporanda Badan Pengatur Hilir Patra dan Gas (BPH Migas) diminta untuk meningkatkan perlindungan dan turun ke lapangan dalam tugasnya mengamankan BBM subsidi di masyarakat.

“BPH Migas serupa harus mengoptimalkan kinerja secara memanfaatkan ilmu pengetahuan serta teknologi (iptek) untuk menyelenggarakan pengawasan BBM subsisi terutama Solar yang cukup merawankan penyelewengan, ” kata Direktur Eksekutif Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria dalam webinar bertajuk Menelisik Bisnis BBM Solar dalam Indonesia, Kamis (8/4/2021).

Menurutnya, selisih kehormatan Solar subsidi dan nonsubsidi cukup besar, sehingga menjadikan banyak oknum pemburu bunga yang mencoba mencari retakan untuk menyelewengkan BBM sumbangan ke pihak lain yang tak berhak.

“Tentunya juga untuk menangguk untung sebesar-besarnya, ” logat dia.

Baca Juga:   Digitalisasi, Ahok Sebut Penyaluran BBM Tidak Terganggu

Seperti diketahui, catu BBM Solar tahun 2021 sebesar 15 juta kilo liter (KL). Tahun 2020 sebesa 35 juta KL dan tahun 2019 sebesar 38 juta KL. “Distribusi BBM subsidi itu kudu diawasi dan diamankan, pertama oleh BPH Migas bergabung aparat penegak hukum yang ada, ” kata Sofyani.

Dengan optimalisasi iptek dan jaringan serta sinergi dan persekutuan dengan para pemangku perhatian lainnya, dia optimis, pengamanaan BBM subsidi termasuk solar bisa dioptimalkan lagi.

“Selanjutnya, sistem digitalisasi dalam distribusi BBM tercatat Solar harus dioptimalkan. Dengan begitu, seluruh BBM dengan dikeluarkan atau dikonsumsi oleh masyarakat atau badan daya akan tercatat dengan sah. Ini tantangan bagi kita semua terutama BPH Migas, ” ujar Sofyano.