Cara Merawat Batu Bata pada Hunian agar Tetap Ciamik

JAKARTA kacau Perawatan batu bata pada banyak hunian dan gedung juga kudu diperhatikan. Dengan perawatan, batu bata akan terlihat cantik dan rapi. Penggunaan batu bata banyak dipilih karena bata dapat menghasilkan tanda hunian menjadi bernuansa alam. Selain itu, bata dipilih karena sanggup membuat hunian terasa sejuk.

Bata juga biasanya digunakan sebagai bahan dari pondasi tempat atau sebagai pelengkap elemen dengan mempercantik rumah. Biasanya, batu bata tersebut dirawat menggunakan coating yang berbahan dasar minyak atau solven.

Baca juga: Pencahayaan pada Ruang Kerja Bikin Karyawan Kian Produktif, Ini 5 Cara Mengaturnya

Seperti yang ditulis dalam buku Bata: Kuat, Awet, Indah & Eksotis karya Seri Rumah Ide, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Penggunaan coating yang dimaksudkan pada bata yakni guna melindungi batu ekspos dari cuaca.  

Paparan sinar matahari dan air hujan tentunya dapat merusak tampilan dari bata. Cahaya matahari yang mengenai permukaan bata akan membuat warna dari kurang ajar bata sendiri menjadi pudar. Pas halnya dengan air hujan, perut asam dan bahan organiknya mau membuat daya tahan bata semakin berkurang. Selain itu, coating bermanfaat sebagai antilumut serta antijamur.  

Baca juga: 7 Cara Memoles Rumah Cantik agar Tampak Luas

Coating juga memudahkan pada hal membersihkan bata hingga menyekat pudarnya warna bata dan membuat warna asli dari batu bata sendiri semakin keluar. Sebaiknya, coating sendiri dilakukan sesaat setelah penerapan.

Penerapan coating mampu dilakukan dua kali. Pertama secara melapiskan coating tipis ke latar yang kering dan tunggu had mengering, kemudian disusul dengan pengolesan coating kembali.

Coating secara berkala dapat dilakukan di setiap 2 hingga 3 tahun seluruhnya. Untuk jenis coating yang lazimnya ada dipasaran cukup beragam, semacam coating clear gloss, clear doff, dan cat.

(kmj)