Cara BKN Berantas Calo serta Joki di Seleksi CPNS

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

JAKARTA – Pemerintah menyiapkan pelaksanaan seleksi bahan pegawai negeri sipil (CPNS), calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan sekolah kedinasan. Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengucapkan salah satu yang disiapkan adalah mencegah terjadinya kecurangan atau percaloan dalam seleksi pengakuan PNS tersebut.

“(Kami) akan tetap membentengi kualitas transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan seleksi ASN, tercatat mencegah terjadinya tindak kecurangan atau percaloan, ” ujarnya dikutip dari pers rilis Humas BKN, Kamis (25/3/2021).

Baca Juga: Daftar Seleksi CPNS dan PPPK Tak Perlu Upload Ijazah & Dokumen Lainnya

Untuk mengantisipasi peristiwa itu, Bima mengatakan tengah mempersiapkan fitur tambahan di dalam sistem CAT BKN yakni face recognition.

“Face recognition yang diperuntukkan untuk mengidentifikasi peserta yang melakukan ujian, sehingga mampu meminimalkan adanya percaloan pada pelaksanaan ujian, ” ungkapnya.

Seperti diketahui pada seleksi CPNS 2019 yang dilaksanakan tahun cerai-berai terjadi praktik kecurangan terjadi dalam pelaksanaan tes seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS. Dimana kecurangan tersebut terlihat dalam aksi perjokian.

Baca Juga: Daftar Lowongan CPNS dan PPPK 2021, dari Pembela Tahanan hingga Perawat

Kecurangan itu terjadi di titik letak tes SKB CPNS Jawatan Regional (Kanreg) BKN Kawasan. Aksi ini dilakukan oleh oknum PNS Dinas Pelajaran Kabupaten Asahan berinisial EW (37). VS (33) si pelamar CPNS merupakan sepupu EW yang melamar menjadi guru di instansi Negeri Kota Pematangsiantar.