BLT Dana Desa Cair Sedang, Konsumsi Bisa Merangkak Naik?

Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

JAKARTA – Pemerintah mengalihkan anggaran dana tempat menjadi jaring pengaman baik lewat Bantuan Dana Tunai Langsung Dana Desa (BLTDD) pada masa pandemi covid-19 ini. Diharapkan, BLT simpanan desa ini bisa positif masyarakat yang terdampak pandemi.

Pada bulan Mei sendiri pemerintah telah menyalurkan Rp159 miliar persediaan desa. Dana tersebut dicairkan kepada 531 ribu penyambut manfaat.

Baca Juga: 11 Fakta Bansos Tunai Diperpanjang, Dapat Rp600. 000 dalam Juni

Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Persediaan Desa, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Luthfy Latief mengatakan, realokasi anggaran derma desa di tahun tersebut difokuskan kepada tiga kejadian. Pertama adalah pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan daerah, mendukung program prioritas nasional sesuai kewenangan desa beserta adaptasi kebiasaan baru melalaikan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan covid-19 di tingkat daerah.

“Khusus buat BLT dana desa hadir pada prioritas pertama tadi, ” ucapnya dalam keteranganya, Minggu (30/5/2021).

Baca Juga: 7 Fakta BLT Subsidi Perolehan Rp2, 4 Masuk Rekening

Luthfy menambahkan, sasaran penerima BLT dana desa ini ialah masyarakat desa yang masih membutuhkan bantuan ekonomi. Laksana misalnya masyarakat yang kehilangan mata pencaharian akibat covid-19, masyarakat yang belum terdata pada kelompok penerima tumpuan sosial lainnya, dan kelompok yang memiliki anggota tanggungan dengan sakit kronis.

“Kementerian Desa & pemangku kepentingan lainnya langsung mengawal penyaluran BLT biaya desa agar tersampaikan kepada mereka yang memenuhi syarat penerima bantuan tersebut, ” ucap Luthfy.