Bersambung AS, Erick Thohir: RI Bisa Hemat Devisa Rp9, 7 Triliun

Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

JAKARTA – Menteri Badan Jalan Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan kunjungan kerja di Amerika Serikat (AS). Adapun agenda Erick pada AS untuk menjajaki kerjasama di bidang energi, kesehatan, dan investasi.

Erick Thohir mencatat, kegiatan sama antara Indonesia serta Amerika Serikat (AS) dalam proyek gasifikasi batubara ataupun coal to DME mampu menghemat cadangan devisa hingga Rp9, 7 triliun bola lampu tahunnya. Di sektor lapangan kerja, kolaborasi Indonesia serta AS mampu menyerap 10. 000 tenaga kerja terakhir di dalam negeri.

Baca Serupa: Intip 3 Agenda Luhur Erick Thohir di Amerika

Masa ini, kedua pihak telah melakukan kesepakatan Processing Service Agreement. Dimana, ditandai secara penandatanganan kesepakatan antara PT Pertamina (Persero), PT Bukit Asam Tbk., Air Products & Chemical Inc. (Air Products) dalam proyek strategis nasional gasifikasi batubara.

“Gasifikasi batubara merupakan satu diantara wujud meningkatkan perekonomian nasional secara umum. Selain memaksimalkan potensi yang dimiliki, proyek ini juga bakal menghilangkan ketergantungan terhadap impor, ” ujar Erick, Selasa (11/5/2021).

Baca Juga: Erick Thohir: Proyek Gasifikasi Pertamina-PTBA, Pangkas Impor LPG, Tingkatkan Perekonomian Nasional, Insya Allah

Bahkan, gasifikasi batubara memiliki nilai tambah langsung pada perekonomian nasional secara makro, menghemat penimbang perdagangan, mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG, hingga menghemat cadangan devisa.

“Tentu kami berharap kerja sama ini menjadi lengah satu bagian dari paksa kebangkitan perekonomian nasional. Secara memastikan tersedianya kebutuhan energi yang mandiri, kita berniat sektor makro dan mikro dapat terus tumbuh serta menjadi pilar perekonomian nasional, ” katanya.