Bayaran Tol Medan-Kualanamu Naik, Kualitasnya Gimana?

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

JAKARTA semrawut Tarif Tol Medan-Kualanamu-Tebing Agung (MKTT) akan mengalami penyesuaian tarif sebesar 3, 24% mulai 24 Mei 2021 mendatang. Penyesuaian tarif tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 507/KPTS/M/2021 Tanggal 27 April 2021 tentang Penyesuaian Tarif Tol pada Ruas Jalan Bea MKTT.

Sebagai gambaran, untuk golongan satu dari Gerbang Tol (GT) Kualanamu menuju GT Tebing Tinggi tarifnya naik Rp1. 500 dari semula Rp50. 000 menjadi Rp51. 500. Sementara itu, untuk galur yang terkoneksi dengan ustaz Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) dari GT Kualanamu menuju GT Tanjung Mulia serupa mengalami penyesuaian dari yang semula untuk golongan satu adalah tarifnya Rp23. 000 berubah menjadi Rp23. 500.

Penasihat Utama PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT) Teddy Rosady mengatakan, pengelola Jalan Tol MKTT telah memenuhi seluruh Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang dipersyaratkan. SPM tunggal merupakan ukuran standar pelayanan yang harus dipenuhi sebab Badan Usaha Jalan Bea (BUJT) sesuai Peraturan Menteri PUPR.

Baca Juga:   Tarif Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Naik Mulai 24 Mei, Tersebut Rinciannya

Selain pemenuhan SPM, pihaknya juga melaksanakan berbagai pengembangan pelayanan yang mencakup layanan transaksi, layanan lalu lin dan layanan konstruksi yang dilakukan dalam rangka menganjurkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan kepada pengguna jalan tol.

“PT JMKT secara konsisten melakukan cara perbaikan guna meningkatkan kebahagiaan, kenyamanan dan keselamatan kepada pengguna jalan tol, ” ujarnya dalam keteranganya, Jumat (21/5/2021).

Dalam bidang transaksi misalnya penambahan kapasitas transaksi dengan penggandaan fasilitas top up elektronik di lajur gardu transaksi. Khususnya pada gardu-gardu penuh seperti di Gerbang Bea Tebing Tinggi, dan penggandaan unit mobile reader dalam gerbang tol.

Baca Juga:   4 Fakta Warga Mampu Rp1, 15 Triliun daripada Pembebasan Lahan Tol

Kemudian di dalam bidang layanan lalu lin dilakukan penambahan fasilitas timah tol, seperti penambahan mobil patroli dan derek, penerapan smart CCTV, penambahan Variable Message Sign (VMS), penukaran marka putih menjadi marka berwarna kuning di pundak dalam sepanjang jalan tol, dan penambahan rambu-rambu petunjuk arah.