Anak Buah Luhut Sebut Kabel Bawah Laut Tak Tertata Timbulkan Konflik

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

JAKARTA – Tidak tertatanya kabel di bawah laut akan menimbulkan konflik dalam pemanfaatan ruang perairan.

Asisten Deputi Pengelolaan Ruang Laut dan Pesisir Kementerian Koordinator Bidang kemaritiman dan Investasi Muh Rasman Manafi mengatakan, saat ini paling tidak ada 400 kabel laut yang aktif di dunia. Rencananya akan ada penambahan 100 kabel laut baru yang akan dibentangkan.

“Saat ini saja dalam 2 bulan sudah ada 3 kabel laut yang akan kita bicarakan melewati perairan Indonesia,” ujarnya dalam webinar “Menjaga Kedaulatan Digital di Laut”, Kamis (12/8/2021).

Baca Juga: PPKM Diperpanjang, Menko Luhut: Kita Semua Lelah

Dia melanjutkan, kabel laut di perairan Indonesia belum tertata sehingga peluang terjadinya konflik kerap terjadi. Konflik pemanfaatan ruang perairan meliputi perikanan tangkap, perikanan budaya, labuh jangkar, dermaga pelabuhan, pariwisata, energi laut, hingga kegiatan offshore.

“Kalau tidak tertata, saya kira itu tidak bisa optimal memanfaatkannya. Jadi keputusannya harus kita tata,” ungkapnya.

Baca Juga: Menko Luhut Targetkan 30 Juta UMKM Go Digital

Untuk itu, pemerintah melakukan penataan kabel dan pipa bawah laut dengan membentuk tim nasional penataan alur pipa dan kabel laut. Adapun Ketua Tim Pengarah adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan Ketua Harian Tim adalah Menteri Kelautan dan Perikanan.