5 Fakta Terbaru SKD CPNS 2021, Disimak Ya!

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

JAKARTA – Tes SKD CPNS dijadwalkan dimulai pada 2 September 2021. Dalam penerapan SKD CPNS, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menerapkan sejumlah protokol kesehatan.

Salah satu ketentuannya adalah melakukan swab test RT PCR kurun waktu maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam dengan hasil negatif/non reaktif. Peserta juga diwajibkan vaksin.

Berikut adalah fakta mengenai peserta SKD CPNS wajib vaksin yang dirangkum Okezone, Jakarta, Sabtu (28/8/2021).

1. BKN Tak Sediakan Fasilitas Antigen Gratis

Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen menjelaskan bahwa pelaksanaan tes antigen tidak disediakan anggaran oleh Kementerian Keuangan.

“Jadi panitia tidak menyediakan alokasi anggaran untuk itu. Tapi saya minta untuk difasilitasi. Jadi daripada mereka mencari-cari titik lokasi untuk antigen maka itu yang tadi pagi saya sampaikan agar instansi bekerja sama dengan penyelenggara jasa antigen. Panitia tidak menyediakan anggaran jadi prinsipnya tetap menggunakan uang (peserta) sendiri,” katanya dalam konferensi persnya, Jakarta, Rabu (25/8/2021).

2. Peserta Langsung Gugur jika Pakai Surat PCR Palsu

Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi (PPSS) BKN Mohammad Ridwan memperingatkan bahwa BKN tidak akan mentolerir peserta yang memalsukan dokumen-dokumen tersebut.

“Itu benar-benar tidak bisa ditolerir. Kalau kemudian panitia instansi bisa membuktikan itu palsu ya sudah langsung dikeluarkan saat itu juga,” katanya dikutip dari Kanal Youtube BKN, Kamis (26/8/2021).