5 Fakta BLT Subsidi Gaji Reda di Tengah Resesi, Rekening Preman Belakangan

JAKARTA – Pemerintah meneruskan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi gaji gelombang 2 bagi karyawan swasta bergaji di lembah Rp5 juta. Sayangnya masig ada penerima BLT yang gagal ditransfer karena rekening bermasalah.

Ketua Satgas Pemulihan dan Alterasi Ekonomi Nasional (PEN) yang pula Wakil Menteri (Wamen) BUMN Watak Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pembagian tahap I subsidi gaji telah selesai dilaksanakan.

Berikut adalah fakta mengenai BLT gelombang II dengan dirangkum Okezone , Sabtu (7/11/2020).

1. Penerima BLT 12, 4 juta Orang

“Gelombang pertama sudah selesai disalurkan sebanyak 12, 4 juta penyambut, ” kata Budi saat konferensi pers di Kantor Presiden, Rabu (4/11//2020).

Seperti diketahui besaran besaran subsidi gaji ini adalah Rp600 ribu per kamar, selama empat bulan. Pencairan dikerjakan dalam dua tahap. Dimana masing-masing Rp1, 2 juta setiap tahap pencairan.

dua. Cair di Tengah Resesi

BLT cair pada tengah pengumuman resesi. Indonesia resmi masuk jurang resesi pada kuartal III-2020. Ekonomi Indonesia kuartal III-2020 minus 3, 49% secara year on year (yoy).

Salah satu biang kerok Indonesia masih mengalami kontraksi ekonomi ialah konsumsi rumah tangga pada kuartal III-2020 masih minus 4, 04%. Hal ini menunjukkan daya beli masyarakat yang lesu di sedang Indonesia resesi.

3. Rekening Himbara Cair Duluan

BSU periode II dijadwalkan paling cepat ditransfer sejak kemarin dan paling lambat hari Sabtu(7/11) melalui Bank Himbara.

“Insya Allah keadaan ini langsung ditransfer, paling perlahan-lahan Sabtu besok melalui Himbara. Jika pakai bank Himbara, dalam sehari bisa dicek di rekening, kalau pakai bank swasta, bisa makan waktu hingga 5 hari, ” kata Kepala Biro Hubungan Umum Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Soes Hindharno.