5 Cara Kelola Keuangan Keluarga dibanding Belanja hingga Anak Sekolah

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

JAKARTA – Menjadi orang tua tidak hal yang mudah. Selain kudu menjadi contoh bagi anaknya, orang tua terutama ibu harus berpengetahuan membuat skala prioritas keuangan lantaran apa yang akan dibeli.

CEO & Principal Consultant Zap Finance Prita Hapsari Gozhie mengatakan, ada beberapa hal penting untuk dipelajari dan dipertimbangkan zaman pertama kali menjadi orang tua.

“Jadi teringat, kunjungan hidup sejak menjadi seorang pokok muda banget hingga saat ini (masih muda kalo di lengah oma-oma). Nah, ada 5 kejadian menurutku penting banget kita pelajari dan pertimbangkan saat pertama kala menjadi orangtua, ” tulis Prita Gozhie, dikutip dari Instagramnya, Minggu (6/12/2020).

Menyuarakan Juga: Gaji Berkurang Jangan Jadikan Alasan untuk Tak Menabung

Pertama , First Parenting Book

Dia menceritakan saat menjadi ibu pada usia 24 tahun. Masa itu mendaptkan hadiah berupa wacana “What to Expect When You Are Expecting”.

Sejak itu, dirinya berinvestasi ilmu secara membeli buku seri “What to Expect” lainnya. Buku itu benar membantunya menjalani masa-masa pertama kali menjadi orang tua, di mana saat itu ilmu parenting sedang jarang.

Menangkap Juga: Akhir Pekan, Begini Tercampak Tak Boros Biarpun Baru Gajian

Ke-2 , First Baby Appliances

Saat pertama kali anaknya lahir, dirinya memilih membeli stoller. Menurutnya, memiliki stoller yang ringkas, kuat, dan berkualitas adalah investasi.

Dia mengatakan, kuncinya adalah menentukan prioritas dari barang apa yang akan dibeli.

Ketiga , First Cashflow Priority

Sebagai ibu yang bekerja full-time, maka alokasi bujet bulanan untuk pos nanny adalah utama. Umumnya bujet cashflow naik 20% setetah memiliki bani. Maka, penting untuk mengatur gaya hidup setelah memiliki anak, supaya prioritas pengaturan pengeluaran tidak kelewatan. Prita menyarankan untuk membaca tampang MoneySmart Parent supaya financial planning lebih teratur.