189 Ribu Dicabut Kepesertaan Kartu Prakerja, Negara Hemat Rp672 Miliar

JAKARTA – Pendaftaran program Kartu Prakerja memasuki Gelombang ke-10 dan secara resmi telah dibuka oleh negeri. Hanya saja, ada peringatan pada peserta yang sudah terdaftar buat memaksimalkan pelatihan dengan baik. Kalau tidak, maka kepersertaan tersebut akan dicabut.

Hingga saat ini sebanyak 189. 436 karakter telah berhasil dicabut kepersertaannya. Sebab pencabutan tersebut, sebanyak Rp672, 4 miliar telah berhasil dikembalikan ke Rekening Kas Umum Negara (RKUN).

Sementara itu, untuk kuota mutlak dari peserta pendaftar Kartu Prakerja sendiri mencapai 5, 6 juta peserta. Dengan adanya hal itu, seperti yang dikatakan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartato sudah lengkap mengenai total penerima Kartu Prakerja.

Selain itu, dirinya menambahkan bawha banyaknya jumlah perekam yang mencakup semua kabupaten dan kota tersebut tidak hanya menunjukkan minat atau kebutuhan masyarakat dengan tinggi terhadap program, namun serupa membantu memudahkan akses masyarakat terhadap program yang mudah. Seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pemimpin Perekonomian No 11 tahun 2020, Penerima wajib menggunakan bantuan buat mengikuti pelatihan pertama dalam masa waktu 30 hari sejak menyambut kartu tersebut.

Baca Selengkapnya: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 10 Dibuka, Kuotanya Hanya 116 Ribu

(fbn)